Viral! Menikah dengan Sepupu Paling Banyak Dicari di Google ketika Lebaran

Viral! Menikah dengan Sepupu Paling Banyak Dicari di Google ketika Lebaran
Foto (ilustrasi)

Bhaca.com – Idulfitri tentu dibuat momen untuk berkumpul dan bersua dengan keluarga besar. Momen berkumpul di ketika Lebaran ini lah kadang membuatmu secara tidak langsung terpikat dengan saudara atau sepupu yang jarang kau lihat. Pun tersebut ternyata dimanfaatkan oleh mereka untuk mencari seputar ‘menikah dengan sepupu’ di mesin pencarian Google.

Menurut data tren pencarian Google ‘menikah dengan sepupu’ mengalami peningkatan pada ketika Lebaran.

. Tidak cuma itu, pencarian pun berkaitan dengan hukum menikah dengan sepupu.

Pun itu juga dibuktikan oleh pengguna Twitter Ilmi Mayuni Bumi yang menyatakan tren pencarian menikah dengan sepupu ketika Lebaran meningkat pun selama lima tahun terakhir. Postingan yang sudah disukai 1600 lebih itu pun disertai dengan tangkapan layar statistik pencarian ‘menikah dengan sepupu’ mulai dari 2015 sampai 2020.

“Hayo ngaku siapa yang google search: “menikah dengan sepupu” …selama libur lebaran ini?!,” cuitnya yang sudah mendapatkan 2800 lebih retweet.

Namun peningkatan pencarian term ‘menikah dengan sepupu’ mengalami kelonjakan ketika lebaran sebesar 100 persen. Lalu bagaimana sih hukum menikah dengan sepupu? Apakah memang boleh menikah dengan sepupu?

BACA JUGA:  Pakaian Tradisional Yang Masih Di Pakai Hingga Sekarang

Pada beberapa negara hukum menikah dengan sepupu sendiri masih menjadi kontroversi. Menurut dalam agama Islam, hukum menikah dengan sepupu diizinkan. Anaknya Ustaz Khalid Basalamah pada tayangan di video YouTube menyatakan bahwa sepupu bukanlah mahram sehingga halal untuk menikah.

“Terkait paman dan tante bukan mahrom, boleh menikah sama yang Anda suka, silahkan,” terang Ustaz Khalid Basalamah.

Sementara berdasarkan hukum di Indonesia yaitu UU No.1 Tahun 1974 seputar pernikahan, pada pasal 8 dikatakan pernikahan yang dilarang yaitu antara dua orang yang berkaitan darah dalam garis keturunan lurus ke bawah maupun ke atas, dan menyamping, artinya yaitu tidak boleh menikahi om, tante, adik atau kakak. Tidak semenda, yaitu mertua, anak tiri menantu dan ibu atau bapak tiri. Selain disebutkan bahwa menikahi sepupu termasuk yang dilarang.

BACA JUGA:  10 Fakta Unik Bahan Makanan yang Jarang di Ketahui Banyak Orang

Menurut dari segi hukum agama dan negara, menikah dengan sepupu juga diamati dari sisi kesehatan. Anaknya riset, dari sisi kesehatan menikah dengan sepupu ternyata mempunyai risiko untuk bayi yang dilahirkannya. Seperti dikutip dari BBC, pada 2013 para peneliti menerbitkan temuan seputar pernikahan sepupu di Lancet.

Sebanyak 63% ibu asal Pakistan yang menikah dengan sepupu, mengalami dua kali lipat risiko bayi dilahirkan dengan kelainan bawaan semenjak lahir. Risiko mempunyai bayi dengan cacat lahir, umumnya situasi sulit jantung atau metode syaraf, masih kecil melainkan naik dari 3% pada populasi umum Pakistan menjadi 6% di antara mereka yang menikah dengan saudara yang masih berkaitan darah.

About Debbie Valerie

Inspirasi: Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa, Ambil nafas dalam-dalam dan coba lagi.