Viral, Apakah benar perusahaan China menggunakan koin untuk membayar gaji karyawannya?

Bhaca.com – Sunny Yi Feng Tiles yang berbasis di Norton, eksekutif perusahaan China membantah laporan media sosial bahwa mereka membayar gaji pekerja mereka menggunakan koin lokal.

Dikutip dari laman allafrica.com, Koin obligasi belakangan ini ditolak oleh sebagian besar pengecer dan operator bus umum sehingga tidak berguna.

Sebuah video berdurasi 45 detik yang direkam secara diam-diam, menunjukkan seorang warga negara Tiongkok dibantu oleh seorang lelaki setempat, menimbang koin dan menyerahkannya kepada para pekerja yang menunggu dengan sabar dalam antrian.

Viral, Apakah benar perusahaan China menggunakan koin untuk membayar gaji karyawannya?
Foto: staf memberikan tunjangan

Namun, menanggapi tuduhan itu, pejabat Sunny Yi Feng mengatakan koin obligasi itu bukan gaji, tetapi ‘staf memberikan tunjangan’ dan menggunakan skala untuk menimbang koin sedang ‘kreatif’.

BACA JUGA:  Demi mendapatkan like, seorang laki-laki memposting sebuah foto mengerikan

“Sepertinya ada sedikit kesalahpahaman pada tren video ini, mengingat lingkungan ekonomi yang keras yang sedang kami operasikan, kami memberikan tunjangan yang memadai bagi staf kami, sangat penting bagi semua pemangku kepentingan kami untuk memahami bahwa ini bukan gaji,” Sunny Yi Feng Tiles memposting pernyataan di Twitter.

“Beberapa orang mungkin terkejut dengan penggunaan penimbang untuk menimbang uang, ini memang cara kreatif untuk melakukan pembayaran cepat kepada 1700 karyawan kami. Kami memiliki pemahaman bahwa koin mengandung nilai yang sama dalam hal nilai dan berat dan karena itu nilainya homogen. ”

BACA JUGA:  Film terbaru dari Titanic yang menyoroti kisah penumpang yang selamat

Namun ini bukan pertama kalinya perusahaan berada di berita karena semua alasan yang salah.

Tahun lalu, salah satu manajer dituduh memukuli seorang pemimpin tradisional, Kepala Chivero (Brown Shopo) karena menuntut agar perusahaan mempekerjakan penduduk setempat dari daerah tersebut.

Namun, warga negara Tiongkok yang dituduh menyerang kepala itu ditangkap dan kemudian dideportasi.

Sunny Yi Feng mempekerjakan 1.193 penduduk setempat dan memproduksi 30.000 hingga 35.000 meter persegi ubin berkualitas per hari untuk pasar lokal dan ekspor.

70% dari ubin diekspor ke negara-negara di kawasan ini termasuk Afrika Selatan, Mozambik, Zambia, Malawi dan DRC.

Source: https://allafrica.com/stories/202001030029.html

About Debbie Valerie

Inspirasi: Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa, Ambil nafas dalam-dalam dan coba lagi.