Inilah Mitos Seputar Pantai Selatan yang Akan Bikin Kamu Merinding dan Tidak Bisa Tidur

Inilah mitos seputar Pantai Selatan yang akan bikin kamu merinding dan tidak bisa tidur. Kamu tentu sudah tahu ya, misteri Pantai Selatan atau Pantai Parangtritis yang ada di Yogyakarta? Pantai ini kerap kali disambungkan dengan keberadaan Nyi Loro Kidul sebagai penguasa. Tidak heran jika akhirnya banyak sekali mitos yang beredar di Pantai Selatan.

Beberapa pekan lalu sempat viral tentang foto seorang cewek di pantai ini yang diambil saat maghrib. Kalau dilihat dari hasilnya sebenarnya biasa saja, hanya si empunya foto merasa bahwa yang ada di dalam foto tersebut bukanlah dirinya. Mitos apalagi yang beredar di sini?

Suara Gamelan di Tengah Malam

Salah satu mitos seputar Pantai Selatan yang sangat populer adalah yang satu ini. Konon, penduduk di sekitar pantai ini selalu mendengar bunyi gamelan di jam-jam tertentu setelah tengah malam. Biasanya, pada pukul satu atau dua dini hari, akan terdengar bunyi gamelan dari arah pantai ini. Padahal, tidak ada hajatan atau acara di desa yang menggunakan gamelan. Penduduk setempat percaya bahwa bunyi gamelan tersebut berasal dari pasukan Nyi Loro Kidul yang tengah mengiring sang ratu menuju Gunung Merapi. Suara ini konon hampir setiap malam terdengar, lho!

BACA JUGA:  Bikin Merinding, Inilah Fakta Mencengangkan Palung Mariana

Sebuah Gerbang Ghaib

Kalau kamu pernah menonton film dokumenter yang sempat viral pada zamannya yang bertajuk Keramat, film ini mengambil setting di Parangtritis serta Gunung Merapi. Dari film ini terkuaklah sebuah misteri tentang Parangtritis sebagai pintu atau gerbang masuk ke dunia ghaib di kerajaan Pantai Selatan.

Di dunia nyata, orang-orang percaya bahwa gerbang menuju ke kerajaan tersebut tidak hanya di pantai selatan saja, tapi ada lima tempat lain yang juga merupakan gerbang ghaib. Sebut saja Hotel Inna Samudera, Pantai Sembukan, Vihara Kalyana Mitta, Kraton Surakarta Hadiningrat, juga Pantai Pelabuhan Ratu. Gerbang ghaib ini menjadi mitos seputar Pantai Selatan yang tidak terpisahkan.

Ritual Sedekah Laut

Mungkin kamu yang bukan asli penduduk setempat hanya akan menganggap ritual ini sebagai ritual biasa atau bahkan menganggapnya hal yang tidak masuk akal. Namun, beda halnya dengan orang-orang asli Parangtritis. Bagi mereka, ritual yang dilakukan dalam kurun waktu sekali setahun ini bermakna sakral dan magis. Mereka menyebutnya dengan istilah sedekah laut.

BACA JUGA:  Kota unik ini memiliki nama 58 huruf, jangan sampai lidah Anda terkilir mengeja nama kota ini

Berdasarkan mitos seputar Pantai Selatan yang beredar, konon ritual ini bisa membuat warga sekitar makmur dalam kurun satu tahun yang akan datang. Maka, masyarakat berbondong-bondong melarungkan sesajen ke laut untuk sang ratu, seperti beraneka penganan, sampai sepotong kepala kerbau. Bagaimana menurutmu?

Sarana Meminta Pesugihan

Di era yang maju seperti sekarang ini, masih banyak orang yang nyatanya percaya dengan hal-hal seperti ini, termasuk juga pesugihan. Konon, di Pantai Selatan merupakan tempat yang cocok untuk meminta pesugihan tersebut pada sang ratu Loro Kidul. Dari sini juga beredar kabar bahwa pesugihan tersebut nantinya akan meminta tumbal yakni berupa nyawa manusia untuk menjadi budak di kerajaan sang ratu. Namun begitu, ada pula yang menyebutkan bahwa tidak semua pesugihan Nyi Loro Kidul menggunakan manusia sebagai tumbalnya. Apa pun itu, jalan pintas ini tidak selayaknya ditempuh, ya! Kalau mau kaya ya bekerja dan berdoa, bukan aneh-aneh begini.

Nah, itu dia mitos seputar Pantai Selatan yang sangat populer bahkan kerap menjadi dongeng pengantar tidur. Kamu percaya dengan itu semua?