4 Fakta Unik Tentang Bunga Edelweis yang Masih Jarang Diketahui!

4 fakta unik tentang bunga Edelweis yang masih jarang diketahui! Sebagian orang sangat menyukai bunga. Bahkan, bunga dianggap sebagai lambang dalam kondisi tertentu, misalnya pada saat hari ulang tahun, hari valentine, hari ibu, saat pernikahan, sampai untuk mengucapkan belasungkawa. Bunga memiliki peran yang penting dalam kehidupan. Salah satu bunga yang dianggap langka adalah bunga Edelweis. Pernahkah kamu mendengarnya? Bagi kamu yang suka mendaki gunung, pasti sudah tidak asing lagi dengan bunga yang satu ini, bukan? Pasalnya, bunga ini menjadi tanaman yang terkenal dan bisa ditemukan pada pegunungan.

Bunga Edelweis terkenal sebagai bunga abadi karena memiliki kemampuan untuk bertahan hidup lebih lama. Kelopaknya yang berwarna putih dan mekar pada bulan April sampai Agustus membuat orang yang melihatnya menjadi jatuh cinta akan keindahannya. Setiap makhluk pasti memiliki fakta unik yang tidak pernah diketahui oleh orang, termasuk bunga Edelweis. Bunga Edelweis memiliki 4 fakta yang masih jarang diketahui. Apa saja itu? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Mempunyai 506 Serbuk Sari

Salah satu fakta unik tentang bunga Edelweis adalah bunga tersebut mempunyai serbuk sari sebanyak 506 dan berukuran kecil serta berwarna kuning. Serbuk sari itu akan ditiup oleh angin untuk melakukan penyerbukan. Bunga akan mekar dalam jangka waktu 1-3 hari dan pada hari ketika serbuk sari akan jatuh lagi. Begitulah siklusnya. Bunga unik ini ditemukan oleh seorang peneliti lingkungan yang berasal dari Jerman pada tahun 1819 di Jawa Barat. Bunga Edelweis memiliki akar yang mampu bertahan pada tanah dan juga memiliki karakter epifit.

BACA JUGA:  Fosil tua binatang dongeng ditemukan ruang bawah tanah di London

Ukuran bunga Edelweis sangat beraneka ragam, biasanya bunga ini tidak lebih dari 1 meter, tetapi bisa tumbuh sampai 8 meter. Selain itu, bunga Edelweis juga memiliki hubungan simbiosis dengan jamur Mikoriza. Jamur ini akan membantu Edelweis untuk melebarkan akar dan menyerap air.

Dimana Bunga Edelweis Akan Tumbuh?

Hanya Tumbuh di Dataran Tinggi

Fakta unik tentang bunga Edelweis lainnya adalah bunga ini hanya bisa tumbuh pada dataran tinggi saja dan termasuk ke dalam bunga liar. Biasanya, bunga ini akan tumbuh pada ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut dan bergantung pada kondisi kelembapan udara. Jika kamu penasaran dengan bunga yang satu ini, kamu bisa menemukannya pada Gunung Rinjani, Gunung Semeru, Gunung Merbabu, dan Gunung Papandayan.

BACA JUGA:  Tradisi Terunik di Negara Indonesia

Everlasting Flower

Ternyata, bunga Edelweis tak hanya ditemukan di Indonesia saja, tapi juga bisa ditemukan di beberapa gunung di Negara lain. Akan tetapi, jenis Edelweis yang ada di Indonesia dengan luar negeri agak berbeda. Di luar negeri, Edelweis memiliki nama latin yaitu Leontopodium alpinum. Di negara Eropa, bunga ini bisa tumbuh pada ketinggian 1.700-2.700 di atas permukaan laut. Beberapa negara yang bisa kamu temukan bunga tersebut adalah Spanyol, Jerman, Italia, Swiss, Polandia, Perancis, dan lainnya.  di luar negeri, bunga abadi ini disebut Everlasting Flower.

Dijadikan Sebagai Obat

Siapa sangka, ternyata fakta unik tentang bunga Edelweis adalah bunga ini bisa dijadikan obat. Bunga Edelweis memiliki berbagai nutrisi dan bahan kimia yang bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit. Ternyata, dari zaman dahulu, bunga ini bisa mengatasi masalah diare, TBC, dan disentri. Adanya kandungan antioksidan yang tinggi juga terdapat dalam bunga Edelweis.

Nah, itulah 4 fakta unik tentang bunga Edelweis yang masih jarang diketahui oleh kebanyakan orang, Sekarang, sudah tahu, bukan?