Home / Misteri / Fakta Kasus Pembunuhan Black Dahlia yang Tidak Kunjung Terpecahkan

Fakta Kasus Pembunuhan Black Dahlia yang Tidak Kunjung Terpecahkan

Fakta Kasus Pembunuhan Black Dahlia yang Tidak Kunjung Terpecahkan
Fakta Kasus Pembunuhan Black Dahlia yang Tidak Kunjung Terpecahkan

Di balik gemerlapnya dunia Hollywood selalu ada sisi kelam yang sudah menjadi bagian tidak terpisahkan darinya. Termasuk, sejumlah kasus pembunuhan misterius yang tidak terpecahkan hingga hari ini. Salah satunya yakni kasus pembunuhan Black Dahlia yang sangat sadis. Meski sudah terjadi lebih dari 70 tahun silam, namun kasus tersebut masih hangat menjadi perbincangan. Simak sejumlah fakta menarik tentang kasus pembunuhan Black Dahlia yang bernama asli Elizabeth Short.

  1. Jasadnya Ditemukan Oleh Seorang Ibu dan Anaknya yang Masih Kecil

Jasad Elizabeth Short ditemukan oleh seorang wanita bernama Betty Bersinger, ketika dia sedang berjalan bersama putri kecilnya dengan kereta bayi, pada 15 Januari 1947 pagi. Betty sedang menuju ke toko reparasi sepatu ketika melihat jasad Elizabeth tergeletak di rumput. Awalnya, Betty mengira jasad tersebut adalah manekin, yang ternyata sebenarnya merupakan tubuh wanita termutilasi.

  1. Tidak Ditemukan Darah Setetes Pun di Tempat Kejadian

Jasad Elizabeth Short ditemukan dalam kondisi mengerikan. Di mana, tubuhnya terpotong tepat di bagian tengah yakni di pinggang, tanpa tersisa organ dalam perutnya sama sekali. Sementara pada wajahnya terdapat luka robekan dari mulutnya hingga ke telinga, seakan membentuk senyuman, yang kemudian dikenal sebagai Glasgow Smile.

Tubuhnya pun sudah dimandikan bersih sebelum digeletakkan begitu saja. Polisi menyimpulkan bahwa Elizabeth dibunuh di tempat lain, hingga dia kehabisan darah, lalu tubuhnya dibersihkan sebelum si pembunuh membuang jasadnya.

  1. Pernah Ditangkap karena Tindakan Minum-Minum di Bawah Umur

Setelah dilakukan identifikasi dan ditemukan dari sidik jarinya bahwa korban adalah Elizabeth Short, 22 tahun, ternyata sebelumnya Elizabeth sudah pernah memindaikan sidik jarinya. Pertama, ketika dia melamar pekerjaan di komisaris pangkalan Angkatan Darat A.S., dan kedua saat dia ditangkap di Santa Barbara, California, 23 September 1943 karena minum di bawah umur.

  1. Panggilan ‘Black Dahlia’ Terinspirasi dari Sebuah Film
BACA JUGA  Bahaya, Momo challenge mengajak orang untuk bunuh diri

Beberapa orang mengatakan bahwa julukan Black Dahlia diberikan oleh teman-temannya. Namun, rupanya julukan tersebut diberikan berdasarkan inspirasi dari film yang ditulis oleh Raymond Chandler, berjudul The Blue Dahlia. Mengapa dari ‘biru’ berubah jadi ‘hitam’?

Menurut informasi yang dihimpun FBI, hal tersebut karena Elizabeth sering mengenakan pakaian berwarna hitam. Namun, ada juga informasi yang menyebutkan bahwa hal tersebut karena rambut Elizabeth yang berwarna hitam gelap.

  1. Banyak Orang yang Mengaku Sebagai Pelaku Pembunuhan Tersebut

Kepolisian Los Angeles harus menyisihkan banyak tersangka dalam investigasi kasus Black Dahlia, termasuk beberapa orang yang bahkan sudah menyerahkan diri. Menurut Los Angeles Times, tercatat tidak kurang dari 500 orang mengaku sebagai pelaku pembunuhan Black Dahlia. Mulai dari ibu rumah tangga, pendeta, tentara, hingga penipu.

  1. Tidak Pernah Ada yang Benar-Benar Ditetapkan Sebagai Tersangka

Dari file-file kasus Black Dahlia, ditemukan bahwa banyak pria yang ditahan untuk diinterogasi, mereka bahkan menjalani tes poligraf, namun pada akhirnya tidak pernah ada seorang pun yang didakwa atas pembunuhan Elizabeth. Namun, tetap ada beberapa nama yang muncul…

  1. George Hodel Menjadi Salah Satu Tersangka Utama Paling Terkenal

George Hodel pada saat itu merupakan seorang dokter yang mengelola sebuah klinik penyakit kelamin di Los Angeles pada tahun 1940-an. Nama George ada dalam daftar enam tersangka utama kasus Black Dahlia milik kepolisian Los Angeles.

George diyakini oleh putranya sendiri, Steve Hodel, telah membunuh Black Dahlia, yang dia sebutkan dalam buku terlaris tahun 2003, Black Dahlia Avenger: The True Story. Menurut Steve, tulisan tangan ayahya cocok dengan surat-surat aneh yang diterima polisi, diduga dikirimkan oleh si pembunuh.

Hingga kini, kasus Black Dahlia belum terpecahkan. Belum diketahui secara pasti siapa tersangka pembunuh Elizabeth Short yang sebenarnya.

About indry

Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Ambil nafas dalam dalam dan coba lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *