Home / Misteri / 4 Kota Penting Nan Megah yang Sekarang Hanya Berdiri Sebagai Kawasan Berhantu Saja

4 Kota Penting Nan Megah yang Sekarang Hanya Berdiri Sebagai Kawasan Berhantu Saja

Pastinya, di seluruh dunia ini ada saja tempat-tempat yang dulunya ramai atau setidaknya pernah dibuat untuk hunian manusia dan akhirnya dikarenakan suatu hal menjadi terbengkalai, tak berpenghuni dan tentunya tidak lagi terawat. Dan dikarenakan tidak lagi berpenghuni lagi, maka itu sebabnya daerah tersebut disebut dengan nama ghost town atau kota hantu.

Merunut pada informasi di Wikipedia sendiri, ada puluhan tempat atau kota/desa yang tersebar di berbagai negara di dunia yang disebut dengan kota hantu. Tempat-tempat tersebut ada yang dibangun sejak zaman di mana manusia belum mengenal teknologi sampai dengan yang berupa gedung bertingkat megah.

Di bawah ini adalah beberapa contoh ghost town yang benar-benar tidak berpenghuni lagi di berbagai negara.

Kolmanskop

Kolmanskop
Kolmanskop

Kolmanskop adalah sebuah kota hantu yang terletak di Namib atau sebelah selatan Namibia. Dalam Bahasa Jerman, Kolmanskop dikenal dengan nama Kolmannskuppe atau dalam Bahasa Afrika disebut Coleman. Nama Coleman sendiri diambil dari nama seorang pengemudi transportasi zaman dahulu bernama Johnny Coleman yang namanya cukup melegenda. Pada tahun 1908, Kolmanskop sangat terkenal dengan hasil bumi berupa berlian dan intan.

Banyak orang datang ke tempat ini untuk mencari bebatuan berharga tersebut. Sayangnya, setelah sekian lama dikeruk oleh ratusan atau bahkan ribuan orang, bebatuan mulia itu habis dan penduduk Kolmanskop pergi meninggalkan kota tersebut. Akhirnya Kolmanskop hanya berdiri sebagai kota hantu tanpa penghuni.

Kennecott

Kennecott

Seperti halnya Kolmanskop, Kennecott merupakan kota kecil yang berdiri karena di dekat tempat tersebut menjadi pertambangan tembaga. Sedikit berbeda kondisinya dengan Kolmanskop, di Kennecott sendiri masih banyak bangunan yang berdiri kokoh, walaupun sudah tidak ditinggali lagi. Dan sekarang ini, Kennecott dijadikan National Historic Landmark Distric oleh Pemerintah Daerah Alaska, Amerika Serikat.

BACA JUGA  Selama 10 tahun anjing ini berada dikuburan menemani pemiliknya yang sudah meninggal

Hal itu dikarenakan pada tahun 1940-an, ratusan penambang dari berbagai tempat datang ke Kennecott untuk mencari tembaga. Karena banyaknya orang yang setiap hari menambang di berbagai tempat, maka mau tidak mau cadangan bumi berupa tembaga tersebut akhirnya habis. Tidak ada lagi yang tersisa, penduduk Kennecott meninggalkan kota kecilnya untuk mencari penghidupan yang lebih layak di tempat lain.

Ordos Kangbashi

Ordos Kangbashi

Mungkin agak kurang tepat jika dikatakan sebagai ghost town atau kota hantu karena masih ada orang yang mendiami daerah tersebut, walaupun hanya sangat sedikit jumlahnya. Ordos Kangbashi yang terletak di Inner Mongolia, Cina merupakan sebuah kota besar dengan gedung-gedung megah yang memang sengaja dibangun untuk dapat dihuni lebih dari 300 ribu orang. Sayangnya, sejak dibangun sampai menunggu 10 tahun lamanya, kurang dari 70 ribu orang saja yang tertarik untuk datang dan tinggal di Ordos Kangbashi. Bahkan tidak sedikit dar 70 ribu orang tersebut akhirnya memutuskan untuk pergi lagi.

Dan tentu saja karena tidak laku dan pihak developernya akhirnya mengalami kebangkrutan dalam jumlah besar, Ordos Kangbashi berhenti dikembangkan dan dibiarkan terbengkalai sampai sekarang. Saat ini memang masih ada orang yang mendiami daerah tersebut, namun secara total dari 100%, penduduknya hanya ada kurang dari 15% saja dan 90% bangunan di sana kosong tak terpakai.

Hashima Island

Hashima Island
Hashima Island

Jika Anda pernah nonton film berjudul Battle Royale, maka akan notice bahwa setting tempat yang digunakan sutradara film tersebut adalah di sebuah pulau buatan di wilayah Jepang yang bernama Hashima Island. Dahulu, pulau dan segala bangunan yang berdiri di atasnya sangat ramai dipadati orang. Dibangunnya pulau buatan yang dalam Bahasa Jepang disebut dengan nama Gunkanjima itu karena Pemerintah Jepang sedang dalam proyek penambangan batubara di bawah laut.

BACA JUGA  Video Mengerikan perayaan pernikahan menggunakan senjata api

Ada sekitar 5.000 orang yang mendiami tempat tersebut dan tentu saja agar tidak bosan, maka dibangun semua tempat hiburan secara lengkap. Sayangnya, pada tahun 1974, Hashima Island dinyatakan ditutup karena batubaranya sudah habis. Dan akhirnya orang-orang yang sudah mendiami daerah tersebut selama puluhan tahun harus pindah dan kembali ke daratan di mana mereka dulunya berasal.

About indry

Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Ambil nafas dalam dalam dan coba lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *