Home / Misteri / 3 Misteri Pembunuhan di Hongkong yang Masih Belum Terungkap

3 Misteri Pembunuhan di Hongkong yang Masih Belum Terungkap

Pembunuhan menjadi salah satu kejadian menyeramkan untuk sebagian besar orang. Akan tetapi, ternyata hal seperti ini juga terjadi di Hong Kong. Meskipun terkenal sebagai salah satu kota teraman dengan tingkat kejahatan yang rendah, bukan berarti Hong Kong tidak pernah memiliki kasus besar. Maka dari itu, tidak heran jika kasus kejahatan seperti ini pun telah berhasil menarik perhatian sejumlah orang di dunia.

Pembunuhan tahun 1975: kotak kardus Happy Valey
Pembunuhan tahun 1975: kotak kardus Happy Valey

Memang ada sejumlah kasus pembunuhan yang terjadi di Hong Kong dalam sekian tahun terakhir. Akan tetapi, ternyata ada sejumlah kasus serupa yang masih belum terungkap hingga sekarang. Misteri sejumlah pembunuhan di Hongkong ini menimbulkan tanda tanya yang begitu besar di kepala banyak orang. Berikut ini beberapa kasus pembunuhan di Hongkong yang masih menjadi misteri hingga sekarang.

  1. Pembunuhan tahun 1975: kotak kardus Happy Valey

Pada tahun 1975 yang lalu, jenazah seorang gadis telah ditemukan di dalam korak kardus yang berada di Happy Valley. Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama Pin Yuk-ying yang berusia 16 tahun. Akan tetapi, polisi mengalami kesulitan menungkap misteri pembunihan ini karena kekurangan petunjuk dan bukti. Polisi akhirnya menahan Au Yeung Ping-keung, seorang pekerja di toko es krim tempat korban dan teman-temannya terbiasa mampir. Pria tersebut ditahan karena petugas menemukan bukti pada kuku korban yang sesuai dengan pakaian Au Yeung. Ini merupakan kasus tertama di dalam sejarah hokum Hong Kong di mana tersangka dihukum bukan berdasarkan bukti langsung atau keterangan saksi, melainkan forensik.

  1. Pembunuhan 1984: dua bersaudara di Causeway Bay

Ditemukan 2 jenazah yang sudah membusuk ditemukan di dalam kotak bunga yang disegel menggunakan semen pada tahun 1984 di flat Causeway Bay, Hong Kong. Kedua korban baru ditemukan setelah polisi menerima laporan adanya aroma busuk dari warga yang melihat tetesan darah. Setelah dilakukan identifikasi, kedua korban merupakan warna Singapura yang bernama Steven Chia Soon Huat dan George Chia Soon Seng. Keduanya merupakan pewaris ahli emas yang dilaporkan telah diculik pada tanggal 2 Maret 1984. Keluarga korban sempat menerima kiriman rekaman dan surat berisi permintaan tebusan. Meski keluarga korban sudah membayar uang tebusan, dua bersaudara ini tetap dibunuh.

BACA JUGA  Inilah Kastil Paling Berhantu di Dunia, Berani ke Sana?
  1. Pembunuhan tahun 1975: mayat wanita telanjang di Tsim Sha Tsui

Pada tahun 1975, jenazah seorang wanita telah ditemukan di loteng salah satu rumah besar di Tsim Sha Tsui dalam keadaan tanpa busana. Setelah diidentifikasi, korban diketahui bernama Tam yang baru menikah selama 2 bulan. Dia dilaporkan menghilang oleh suaminya. Terakhir kali korban terlihat ketika meninggalkan tempat kerjanya di suatu perusahaan garmen pada 5 Juni 1975 di San Po Kong. Korban ditemukan keesokan harinya dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Tam ditemukan oleh seorang ekerja renovasi pada pukul 09.00 pagi. Setelah dilakukan penyelidikan selama 10 bulan, tidak ada bukti baru yang bisa ditemukan oleh polisi. Bahkan, polisi sudah menawarkan hadiah sebesar 10.000 Dollar Hong Kong kepada siapa saja yang bisa mendapatkan informasi yang mengarah kepada tersangkanya. Akan tetapi, ternyata kasus ini masih menjadi musteri sampai sekarang.

Itulah 3 misteri pembunuhan di Hong Kong yang masih belum terungkap sampai sekarang. Sayang sekali, sampai tahun ini polisi pun masih belum berhasil mengungkapnya. Dengan demikian 3 kasus pembunuhan di atas masih menjadi misteri sampai detik ini.

About indry

Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Ambil nafas dalam dalam dan coba lagi.

Tinggalkan Balasan